Dampak Negatif Kolonialisme Terhadap Bangsa Indonesia

 Nama: Tiara Agnesi Windari

NIM : 18019019


A. Pendahuluan 

        Kolonialisme berasal dari Bahasa Latin "koloni" yang artinya membentuk kelompok. Dalam "koloni" akan ada dua macam kelompok, yaitu kelompok yang melayani dan yang dilayani.  Dengan kata lain, kolonialisme merupakan bentuk "penguasaan/penjajahan"suatu negara oleh negara yang lebih kuat, sehingga negara yang lebih lemah akan diambil sumber dayanya dan rakyat pribuminya akan dipaksa untuk bekerja melayani penjajah.

        Masa Kolonial di Indonesia berlangsung sangat lama. Pada masa itu, rakyat pribumi melakukan tanam paksa, tidak diberikan edukasi, dan hidup luntang-lantung sampai-sampai harus memakai pakaian dari karung goni karena tidak mampu membeli pakaian yang lebih layak akibat keterbatasan ekonomi. Rakyat kita menderita, sementara penjajah semakin memperkuat kekuasaan dengan memonopoli banyak sumber daya kita.

        Untungnya, kolonialisme ini sudah berakhir dan negara kita sudah mendapatkan hak atas kemerdekaannya. Meskipun demikian, sebenarnnya ada banyak dampak negatif yang ditinggalkan oleh masa Kolonial Belanda ini di negara kita, yakninya mempengaruhi pola pikir dan perilaku kita.


B. Isi

1. Pola Pikir

        

        Penjajahan menanamkan pola pikir pesimis  ke dalam diri masyarakat kita di masa lalu. Pada masa kolonial, sebenarnya, jika kita bersatu, kita akan bisa mengalahkan Belanda dengan lebih cepat. Hanya saja, pemikiran pesimis saat dijajah dulu memberikan dampak. Dahulu, saat dijajah, kita berpikir bahwa hanya dengan kepatuhan kita bisa aman. Padahal, jika kita mau melawan dan mengembangkan strategi, kita akan terbebas dari Belanda lebih cepat. Kita pesimis karena kita lemah, karena kita miskin, karena kita terjajah. Dengan adanya pesimis tersebut, solusi jadi tidak terlihat. Belanda menggunakan trik psikologi ini, yaitu dengan menjatuhkan mental kita dan membuat kita percaya kita lemah, agar bisa mempertahankan kekuasaan dan menjajah lebih lama.

        

2. Perilaku

        Pola pikir pesimis membuat kita menjadi orang yang pengecut. Kita takut melawan dan lebih memilih taat saat ada ketidak adilan yang terjadi di sekitar kita. Kita takut berusaha karena takut tidak berhasil. Pesimis menghalangi kesuksesan dan membuat kita terperangkap dalam jurang kebodohan.

        


Komentar